Thursday, 1 January 2015

WE HAVE MOVED

Hello EVERYONE!!!
HAPPY NEW YEAAAAAAAAAR!!!


I am pleased to announce that WE HAVE MOVED to the new website. 
Fully integrated SHOP + BLOG.
The NEW URL is now http://kucrochet.com for shop and
http://blog.kucrochet.com/ for blog (both are accessible vice versa).

NO NEW ENTRIES WILL BE POSTED HERE.
WE HAVE MOVED.
Please update your bookmark link.

Thank you sooooooooooooo much. It had been fun writing here, but I know fo sho that it is also fun at the new place.

See you there!! :)

Sunday, 21 December 2014

We Are MOVING

Hi,
I am in the middle of moving this blog to the ultimate website, where you can read blogs and also shop online. Yay!
I have been up for two days now, working on it. There's something between me and coding, I can't be stopped. LOL.

Stay tuned for the updates on WHERE and WHEN we are moving. I am still having troubles on which design I should use. I want it pretty, functional, and simple to cater all of your needs. :)

Some of the posts from this blog will also be moved there. So, do not worry, you wouldn't miss a thing.

See you later!

Saturday, 13 December 2014

New Tool: Tunisian Hooks with Cables

Hiya,
how are you all doing in this windy and rainy December?
I am enjoying the days playing with my new tool, a set of Tunisian crochet hooks with cable. Love it! This hook is not ready stocked in my shop, but Indonesian customers who would like to buy can contact me for pre-order. Other countries can simply head to amazon.com and find these hooks for orders.

Photo from amazon.com

I am already using this hook (size 5.0 mm) to make one of my my 2015 projects, Beads of Sakura blanket. And it is AWESOME!! Nothing can tell me to stop chaining, because with this hook, I can chain any numbers I want. I am not really accustomed to use this type of hook, yet, and I do find some difficulties when it comes to dropping stitches on the backward pass of the row, because sometimes it gets tangled in the cable or stuck in the interchange of the hook. But, nothing can stop me from making the blanket. I just have to find a way to make it more simple and easy to use. It is a little bit different than using the traditional Tunisian hooks, indeed. Especially with the cable at the end of the hook.

At times, I figured out that your stitches must be very compact piling at the end of the cable, so it is easier for you to slid it off when doing backward pass. But, all in all, this hook has its perks. :)

A reminder, one more time: Indonesian customers who would like to purchase traditional Tunisian hook set and/or this cabled hook set, please contact me for 1 week pre-order, while stock lasts.

Saturday, 6 December 2014

Reuse, Recycle: Crocheted Jar Covers

Sejak menyadari keuangan terbatas, harga barang-barang yang ditaksir mahal, ongkos serba naik, saya mulai menekuni bidang DIY alias do it yourself. Topik ini erat kaitannya dengan gerakan reuse and recycle yang sempet heboh di dunia beberapa tahun lalu. Well, it takes me not to have money to realise how useful junks can be. 

Pada posting tentang bracelet holder, saya membagi cara memanfaatkan kertas bekas supaya tidak dibuang (kasian pohon yang sudah berkorban....) dan jadi sia-sia. Kali ini, saya akan berbagi obsesi saya mengumpulkan wadah-wadah kosong, mulai dari kardus bekas berbagai ukuran, kantong plastik, dan toples selai/mayones/mustard/saos pasta. Darlings, semua barang yang dipajang di supermarket sumpah banyak gunanya. Daripada dibuang, belum tentu terdistribusikan untuk di recycle -- lebih baik, kita recycle sendiri. [Efek habis menyelesaikan terjemahan tentang wastehouse]

Benda yang jadi objek siksaan crochet saya kali ini adalah: toples kaca bekas selai/mayones/mustard/saos pasta/dll. Barang yang hampir pasti dianggap sampah kalo sudah kosong ini, banyak gunanya untuk saya yang hobinya adalah craft. Misalnya, toples-toples itu saya ubah menjadi wadah kancing, handle tas, atau bahan-bahan perlengkapan craft lainnya. Khusus untuk kancing, saya sangat suka menggunakan wadah bekas Sambel Bu Rudy atau Boncabe (yang level 15, soalnya warnanya hitam, favorit saya).

Cuma butuh setengah jam untuk mengubah wadah-wadah telanjang itu menjadi cantik dan siap pajang. Berikut ini sedikit tutorial untuk membuatnya.

BAHAN:
1. Toples bekas, kali ini saya menggunakan bekas mayones merk Maestro. Ukuran toples macem-macem, dan bisa dimodifikasi ukuran covernya berdasarkan ukuran si toples, biar muat. Biar lebih cantik, stiker merk di depannya bisa dibersihkan dulu.

2. Gunting

3. Benang rajut - WARNA APAPUN, JENIS APAPUN, UKURAN APAPUN (ngga ada pertanyaan, "bagusnya pake benang apa?" lagi. Hahahaha). Sumpah, pake benang apapun cover ini bisa jadi kereeeen. Kali ini saya pake favorit saya, tentunyaaaaaaaaaaaaaaaa: Soft Cotton.
4. Hakpen - tentunya yang UKURANNYA SESUAI DENGAN BENANG yang dipake. Okeh? Karena pake soft cotton, saya pake hakpen Tulip 4/0.


 

Friday, 5 December 2014

New YARN Collection! :)

Horeee!!!
Akhirnya bisa restock dan nambah benang pulaaaaaaaaaaaaak.. 
Yihaaa.... Makin banyak pilihan warna dan jenis katun-katun se-Indonesia. Beneran ajaib apa yang bisa ditemukan di negara ini. Hihihi. Dan tentunya, produk dalam negeri tidak kalah ajaib sama produk luar sana. 

Nih nih nih.... silakan manjakan mata kamu dengan warna warni soft cotton big ply. Saya itu selalu ngetes setiap benang yang akan dipamerkan dan dijual di KuCrochet Yarn Shop. Dan pengalaman istimewa akhir-akhir ini adalah berkenalan dengan Soft Cotton Big Ply. Benangnya haluuuus, lembuuuut, dan cocok banget dibikin jadi baju bayi. Sudah jadi pula sebuah benda berupa celana imut punya Babyzilla di rumah. Lucu banget, dan lembut banget. Although, memang agak licin, apalagi si Babyzilla suka banget bergerak dengan heboh.



Ohohohoho.... Lucu yaaaa... Bikin itu, butuh 2 ijo muda dan 1.5 ijo sedang. Well... it was worth it. :)

Selain koleksi baru ini, katun big ply juga nambah warna. Memang ngga banyak, ntar kalo banyak pilihan pada galau, trus protes deh. Hehehehe... Ya ya ya... warna benang lucu-lucu memang suka bikin galau *lirik Deva*.

Yuk segera diorder. Semua foto sudah upload di Instagram, FB, dan di blog ini.
Selamat galaaaaaaaaaaaau!

Thursday, 27 November 2014

Common Crochet Mistakes....

Halo, darlings!
Apa kabar project crochet kamu?
Merasa stuck? Merasa gagal dan males ngelanjutin?
Nonton video di bawah deh. Melanie menjelaskan dengan baik dan benar tentang semua masalah-masalah yang hampir pasti dihadapi oleh pemula. Beberapa poin sudah dijelaskan juga di bagian FAQ di blog ini. Sekaraaaang, yuk nonton! :)

[to Melanie, if you came across this blog: awesome video! I loved how you explain all the things that we always encounter while starting to learn to crochet.]


Gimana?
Jelaskan doi menjabarkannya? Kurang jelas? Butuh diterjemahin? Yuk kita bahas satu-satu poin yang disebutkan Melanie dalam video di atas.

1. TENSION alias: tarikan benang
Melanie menjelaskan bahwa pengendalian tarikan benang yang terletak di tangan kiri (atau tangan kanan kalo kamu kidal), itu penting! Ketika tarikan benang di tangan sebelah itu terlalu kencang, hasil akhir dari crochet kamu akan mrungkel, mengkerut, atau malah jadi asimetris. Pengendalian ini tentunya memerlukan LATIHAN untuk membiasakan jari dan otot-otot pergelangan tangan agar lebih relaks dan santai, sehingga tidak ada tarikan yang terlalu kencang. Perlu diingat juga, tarikan yang terlalu kencang menyebabkan hasil akhir akan terlalu padat, dan ketika dicuci, bisa saja barang yang sudah dirajut akan mengkerut dan tidak bisa flat lagi (terutama pada doily, percaya lah, saya sudah pernah mengalami ini). Jadi, silakan latihan terus terus dan terus, untuk melonggarkan tarikan benang kamu. Santai sajaa.. benang tidak perlu ditarik terlalu kencang untuk dapat dikaitkan di hook kamu. 
TIPS SAYA: latihanlah dengan membuat chain sepanjang mungkin. Apabila kamu mulai membuat chain dengan tarikan terlalu kencang, barisan chain yang dibentuk akan langsung mrungkel. Trust me. Seiring dengan kamu melatih tangan untuk membuat chain, kamu akan lihat sendiri tarikan mana yang menghasilkan rajutan yang tepat, atau tidak.

2. STITCH COUNT alias: menghitung jumlah stitch
Well, suka tidak suka, semua barang rajutan lucu yang kamu lihat di Instagram dan di Pinterest itu adalah hasil menghitung dengan teliti. Kalo naksir suatu barang rajutan, pengen bikin, tapi males ngitung, ya ngga akan jadi. Believe me. Skip dalam menghitung stitch juga akan menghasilkan tepian yang tidak rata dan ini akan membuat hasil rajutan terlihat kurang rapi. Jadi, ayo jangan malas menghitung stitch pada project rajutan kamu!

3. Jangan menyerah
Kalo hasil rajutan kamu sama sekali ngga mirip dengan foto barang rajutan di Instagram atau Pinterest, so what? Toch kamu yang bikin, kan? Itu hasil kreativitas kamu, dan anggap aja itu adalah modifikasi dari barang yang kamu lihat. No problem. Dalam crochet tidak ada salah atau benar, yang ada: salah hitung. Hahahaha... Eh, bahkan salah ngitung PUN bisa jadi sesuatu yang baru. So, please jangan menyerah. Ingatlah wajah girang pacar-pacar kamu saat dikasi syal atau topi rajutan dari kamu seorang. Ughhh, nothing beats that! Haha. Ingat juga, salah menghitung pun masih bisa dibongkar dan dikerjakan kembali kan? Silakan juga kalo lebih suka membikin target kapan project kamu harus selesai, intinya harus selesai. Meskipun bakal satu minggu, satu bulan, satu tahun... yang penting selesai satu project. AYO, SEMANGAAAT!

Hahaha. Kira-kira itu lah poin-poin yang disampaikan Melanie di dalam videonya. Capek saat mencoba mulai crochet itu wajar, jari kadang jadi sakit, dan mata juga sepet. Kalo sudah begitu, istirahat dulu, kemudian, coba lagi. Okey?!?

Wednesday, 19 November 2014

Under the Weather

Good morning!
I have not been shooting new videos, writing on blogs, inventing mandala patterns, nor have I been very focused on the shop. Tsk. Why? I have been feeling a bit under the weather and there are plenty of mini projects that must be done. A friend of mine will be visiting from Paris and he has only about a month here. So, to keep up with my projects for him, I have to finish a neck warmer and two pairs of wrist warmers. When he gets back up north it'll be cold, and he need not to shop for warm clothing accessories, because I am endorsing him for free. By the way, my handmade stuff made it to Paris a few months back -- also endorsing the same guy. A set of warm beanie and very long scarf. I hope it has been useful. I have never received a pic of him wearing those, by the way. Hmm, must insist him to pose a selfie with my items. LOL.

In the meantime, I was juggling with my translation job for the past three weeks, and who knows translating documents can be quite challenging? LOL. But I love it. In the meantime (again), I didn't realise that the big ply cotton supply started running out. Shit. I made a restocking order as quickly as I can, but we are having some technical problems here. So, I have to put the sign up:

BIG PLY COTTON IS CURRENTLY NOT IN STOCK.

Oh what other project?
Hmm, I have an order placed for a market bag made from nylon. I started off the project fine, but again, I have to juggle with all other things. *chuckles*

I am still preparing the website to be up and running by the end of this month. Please be patient. This is a one woman mini business. Hihhihihi.... and still, 24 hours is NOT ENOUGH! Anyways, short post today, and I will get back finishing some orders of yarns that have not been finalised, and I will continue crocheting my mini projects.

Toodles!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...